Tak Ada Pemangkasan, Sertifikasi Guru Utuh CAIR Untuk Triwulan 1,2, & 3, Alhamdulillah

Menurutnya, mengenai anggaran sertifikasi tidak ada hubungannya dengan Pemkab Enrekang apalagi dengan Satgas Covid-19, karena dana itu ditransfer dari Kementerian Keuangan RI ke rekening BPKD. "Kita banyak dengar informasi seperti itu, dan saya tegaskan itu tidak benar," kata Jumurdin, Rabu (6/1/2021).

Tak Ada Pemangkasan, Sertifikasi Guru Utuh CAIR Untuk Triwulan 1,2, & 3, Alhamdulillah

Sejumlah informasi beredar di Enrekang terkait terpangkasnya anggaran sertifikasi guru karena penanganan Covid-19 tahun 2020 lalu. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Enrekang, Jumurdin membantah adanya informasi dan rumor tersebut.

Baca Juga : Kepala BKN: PPPK Bukan Pegawai Kontrak Biasa, Tak Bisa Diberhentikan Semaunya

Menurutnya, mengenai anggaran sertifikasi tidak ada hubungannya dengan Pemkab Enrekang apalagi dengan Satgas Covid-19, karena dana itu ditransfer dari Kementerian Keuangan RI ke rekening BPKD. "Kita banyak dengar informasi seperti itu, dan saya tegaskan itu tidak benar," kata Jumurdin, Rabu (6/1/2021).

Ia menjelaskan selama tahun 2020 mulai triwulan 1,2 dan 3 dana sertifikasi sekitar 2.000 guru masuk langsung ke rekening masing-masing secara utuh.  

Baca Juga :  Wih Bantuan Rp 3,55 Juta Cukup Cek Pakai KTP dari HP, Kapan Cair Lagi?

Hanya saja, Ia mengakui pada triwulan ke 4-4 sertifikasi tersebut hanya diterima dua bulan saja. 

Hal tersebut dikarenakan kesalahan jumlah transferan dari Kementerian Keuangan yang masuk ke rekening BKPD. 

"Seharusnya kan setahun, tapi pada saat perhitungan terakhir di triwulan keempat jumlah transferan dana sertifikasi guru itu kurang satu bulan," ujar Jumurdin.

Baca Juga : Alhamdulillah, Ratusan Guru Honorer Terima TPG (Tunjangan Profesi Guru) dari APBN untuk Bulan Januari-Juni

"Dan ini sudah kami laporkan ke Kemenkeu bahwa uang yang kami terima kurang satu bulan. Jadi tidak benar jika dikatakan dananya dialihkan untuk membiayai Covid-19," tegasnya.

Bahkan lanjut Jumurdin, Kemenkeu sendiri sudah mengakui jika dana yang ditransfer itu ternyata kurang. Untuk itu, pada pelaksanaan Rakor kedepan, pihaknya telah menyiapkan data sesuai permintaan Kemenkeu tentang berapa jumlah guru yang belum dibayarkan sertifikasinya.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Dana Desa Boleh Untuk Bayar SPP Siswa Tak Mampu, Ini Penjelasan Mendes

"Sebelum dana sertifikasi itu di transfer ke rekening masing-masing, saya sudah mengumpulkanereka untuk diberi pengertian bahwa dananya yang di transfer Kemenkeu kurang satu bulan. 

Dan saya sudah menjelaskan bahwa dana ini akan dibayarkan pada 2021," jelas Jumurdin.

Baca Juga : Ini 3 Kriteria Guru Honorer yang Dapat Mendaftar dan Mengikuti Seleksi PPPK 2021

Ia menegaskan, dana sertifikasi itu tidak hilang, tetap akan dibayarkan tahun 2021 setelah pelaksanaan Rakor. Dirinya akan melaporkan berapa jumlah guru yang menerima sertifikat dan berapa yang belum dibayarkan. 

Untuk itu dia mengatakan apa yang masyarakat dengar tentang pemangkasan dana sertifikasi guru untuk penanganan Covid-19 adalah tidak benar.

Baca Juga :  Jadi Menteri Sosial, Risma Bakal Hapus Semua Bantuan Tunai, Ini Gantinya

Artikel ini tayang di LIPUTAN9.ORG dengan judul Tak Ada Pemangkasan, Sertifikasi Guru Utuh CAIR Untuk Triwulan 1,2, & 3, Alhamdulillah

Baca Juga : Seleksi PPPK 2021 Tidak Ganggu Penetapan NIP dan SK ASN Tahap Satu

Baca Juga : Alhamdulillah, Ratusan Guru Honorer Terima TPG (Tunjangan Profesi Guru) dari APBN untuk Bulan Januari-Juni

Belum ada Komentar untuk "Tak Ada Pemangkasan, Sertifikasi Guru Utuh CAIR Untuk Triwulan 1,2, & 3, Alhamdulillah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel