CEK DISINI SEKARANG! Hanya Daftar Daerah Ini Yang Di Izinkan Mendikbud Sekolah Tatap Muka

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Makarim menyebutkan, saat ini jumlah sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka sebanyak 15,5 persen dari total seluruh sekolah. 

CEK DISINI SEKARANG! Hanya Daftar Daerah Ini Yang Di Izinkan Mendikbud Sekolah Tatap Muka

Nadiem menilai, hal ini menunjukkan pemerintah daerah masih berhati-hati dengan melakukan pembelajaran tatap muka.

Baca Juga : Alhamdulillah, Dinas Pendidikan  Dan Kemenag Salurkan Dana Hibah bagi Guru Dan Sekolah, Berkah ya Bun

"Penyesuaian SKB 4 Menteri itu masih saja mempertimbangkan keselamatan dan keamanan. 

Itulah kenapa kita membuat check list yang cukup berat, supaya persiapan itu dilakukan secara serius, dengan berbagai macam perizinan yang harus dilakukan mulai dari orang tua, komite sekolah sampai dengan pemdanya sendiri," kata Nadiem, dalam Raker bersama Komisi X DPR, Rabu (20/1).

Baca Juga : Syarat-syarat Pengajuan Inpassing  Guru Tahun 2021

Baca Juga : Mendikbud: Asesmen Nasional Diundur Jadi September-Oktober 2021

Ia menjelaskan, bagi sekolah yang mau melaksanakan pembelajaran tatap muka, kondisi prosedur pembelajarannya sangat berbeda dengan yang normal. 

Seluruh warga sekolah harus menggunakan masker, dengan kapasitas kelas maksimal 50 persen atau 18 siswa perkelas.

Baca Juga : KETOK PALU ! DPR RI RESTUI Guru Honorer Dapat BSU Lagi Periode 2021, Alhamdulillah

Adapun, rincian sekolah yang telah melakukan pembelajaran tatap muka berdasarkan jenjang yakni, SD 13,5 persen, SMP 19,8 persen, SMA 19 persen, dan SMK 17,5 persen. 

Nadiem menyebut, untuk kota-kota besar yang memiliki klaster Covid-19 paling tinggi, sebagian besar belum melakukan pembelajaran tatap muka.

Baca Juga : Kado Mendikbud Buat Seluruh Guru Horer Ditengah Badai Corona

"Sebagai informasi lebih lanjut, terutama di kota-kota besar dimana di situ adalah klaster pandemi yang paling memprihatinkan, contohnya DKI Jakarta yang melakukan tatap muka 1 persen, Surabaya 3 persen, Bandung 6 persen, dan Palembang 5 persen," kata Nadiem menambahkan.

Hal ini menunjukkan, di kota-kota besar pemerintah daerah mengambil langkah yang berhati-hati untuk mengantisipasi risiko Covid-19. 

Baca Juga : KEPASTIAN BANTUAN BPJS 2021 ! Cek Pencairan BLT Karyawan & BSU Januari 2021 Login kemnaker.go.id

Nadiem mengatakan, meskipun pemerintah pusat memberikan otoritas kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan tatap muka, keamanan masih cukup rendah di beberapa daerah apalagi di kota-kota besar.

Menurutnya, kebijakan pembukaan sekolah akan membutuhkan waktu yang cukup lama, baik dari segi persiapan protokol kesehatan dan memulai proses tahapan tatap muka. 

Baca Juga : Cara Pengajuan NUPTK Secara Online Bagi GTK Yang Belum Mempunyai NUPTK

Daerah-daerah, menurut Nadiem tetap memilih mengambil jalur yang lebih aman yakni tidak melakukan pembelajaran tatap muka.

"Jadi ini salah satu bagian kenapa SKB 4 Menteri itu kita keluarkan, untuk memberikan otoritas ke pemda, karena kami mengetahui bahwa kecepatan melakukan pembelajaran tatap muka itu sangat pelan. 

Baca Juga : Cara Pendaftaran Online PPG Ristekdikti 2021/2022

Walaupun Covid-19 meningkat, setiap pemerintah daerah sebenarnya bereaksi sesuai dengan risiko di masing-masing daerah," kata dia lagi.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan ada 34.200 sekolah yang sudah menggelar pembelajaran tatap muka di tengah pandemi COVID-19. Sisanya, 186.552 sekolah, masih menggelar belajar dari rumah.

Baca Juga :  Kemendikbud Targetkan Sertifikasi 10 Ribu Guru Tahun Ini

"Dengan adanya riset dan survei dan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka, sampai saat ini ada 15 persen atau 34.200 sekolah dari semua satuan pendidikan kita, sedangkan 186.552 sekolah atau 84,5 persen belajar dari rumah," kata Nadiem Makarim dalam rapat bersama Komisi X DPR, Rabu (20/1/2021). Nadiem Makarim hadir secara virtual.

Nadiem Makarim menilai tingkat kemauan pemerintah daerah untuk membuka belajar tatap muka kini masih rendah. 

Baca Juga : Al Hamdulillah Rencananya, BSU akan dicairkan pada Januari 2021 untuk  294.160 orang

Terutama daerah yang menjadi klaster tertinggi kasus COVID-19.

"Jadi walaupun Kita sudah memberikan otoritas kepada pemda untuk tatap muka tingkat kemauan masih cukup rendah, apalagi di daerah yang cukup besar," ujarnya.

Baca Juga : MK: Pemberian Tunjangan Guru-Dosen Hak Konstitusional dan Kewajiban Presiden

"Sebagai informasi lebih lanjut terutama di kota besar di mana klaster pandemi yang memprihatinkan contoh di DKI Jakarta hanya 1 persen tatap muka, Surabaya 3 persen, Bandung 3 persen, Medan 6 persen, dan Palembang 5 persen," lanjut Nadiem Makarim.

Sedangkan di tingkat perguruan tinggi, Nadiem Makarim menyebut 60 persen masih menjalani pembelajaran jarak jauh. 

Baca Juga : SAH! Didukung Penuh DPR-RI Honorer 35 Tahun Menjadi PNS Tanpa Tes, Alhamdulillah

Baca Juga : Ada Peluang 1 juta Guru Honorer Diangkat Jadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Tahun 2021.

Baca Juga :  Kemendikbud Targetkan Sertifikasi 10 Ribu Guru Tahun Ini

Menurutnya, perguruan tinggi yang belajar tatap muka hanya yang membutuhkan praktik.

"Hampir 60 persen masih full daring, 40 persen melakukan hybrid learning di mana beberapa hal yang membutuhkan equipment datang langsung tapi kuliahnya online," ujarnya. Sumber: republika.co.id Demikian info yang dapat kami sampaikan.

Belum ada Komentar untuk "CEK DISINI SEKARANG! Hanya Daftar Daerah Ini Yang Di Izinkan Mendikbud Sekolah Tatap Muka"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel